Selasa, 26 Mei 2015

Array

Teori
Array adalah tipe data terstruktur yang terdiri dari sejumlah komponen-komponen yang mempunyai tipe sama.  Komponen-komponen tersebut disebut sebagai komponen type, array mempunyai jumlah komponen yang jumlahnya tetap. Banyaknya komponen dalam array ditunjukkan oleh suatu index, dimana tiap komponen di array dapat diakses dengan menunjukkan nilai indexnya atau subscript. Array dapat bertipe data sederhana seperti byte, word, integer, real, bolean, char, string dan tipe data scalar atau subrange.  Tipe array mengartikan isi dari aray atau komponen- komponenya mempunyai nilai dengan tipe data tersebut.


1. Array satu dimensi
adalah kumpulan elemen-elemen yang identik, yang tersusun dalam satu baris. Elemen tersebut memiliki tipe data yang sama, tetapi isi dari elemen tersebut bisa berbeda.
Bentuk Umum:
Type <NamaArray> = array[indexArray] of TipeData;
Misal :

Type  gaji     = array [1..10] of longint;
logika = array [boolean] of integer;

Contoh :

Program array_satu_dimensi;
uses wincrt;
var nilai : array[1..3] of real ;
     i, jumlahdata : byte ;
begin

write(‘Masukan Jumlah data : ‘);readln(jumlahdata);
for i:=1 to jumlahdata do
begin

write(‘Nilai ke- ‘, i ,’ : ‘);readln(nilai[i]);
end;

readln;

end.

2. Array dua dimensi
adalah perluasan dari sebuah array satu dimensi. Jika pada array satu dimensi hanya terdiri dari sebuah baris dengan beberapa kolom elemen maka pada array dua dimensi terdiri dari beberapa baris dan beberapa kolom elemen yang bertipe sama
Bentuk Umum:
Type <NamaArray> = array[indexArray1, indexArray2] of TipeData;
misal:
Type matriks  = array [1..2, 1..3] of byte;
          logika    = array [1..5, boolean] of integer;

Type Baris    = 1..2;
          Kolom = 1..3;
Ordo    = array[Baris,Kolom] of byte;
Var    matrix : Ordo;

Contoh :

program array_dua_dimensi;
uses wincrt;
var matrik : array[1..3,1..2] of shortint;
      i, j : byte;
begin

writeln(‘Contoh Matrik :’);
matrik[1,1] := 2;
matrik[1,2] := 3;
matrik[2,1] := 3;
matrik[2,2] := 4;
matrik[3,1] := 8;
matrik[3,2] := 10;

for i:= 1 to 3 do
begin

for j:=1 to 2 do
write (matrik[i,j]:5);

writeln;

end;

readln;

end.

3. Array Konstan
array konstan, yaitu nilai array yang nilainya konstan dan tidak dapat diubah.

Contoh :

program array_konstan;
uses wincrt;
const bulan : array [1..12] of string =
('Januari','Febuari','Maret','April','Mei','Juni','Juli','Agustus','September','Oktober','November','Desember');
var no_bulan : integer;

begin
clrscr;
write ('Masukkan nomor bulan : ');
readln(no_bulan);
write ('Nama Bulan ke-',no_bulan,' adalah bulan ',bulan[no_bulan]);
readln;
end.

untuk referensi lengkap tentang array, dapat anda download melalui link berikut download disini.

Teman-teman juga dapat menyaksikan video tutorial kami di youtube pada channel pascal untuk pemula atau kalian dapat mengaksesnya ke youtube dengan mengklik disini.

well...

keep spirit and happy coding guys :p

Procedure & Function

Teori
Procedure dan Function adalah suatu program terpisah dalam blok sendiri yang berfungsi sebagai sub-program (modul program) yang merupakan sebuah program kecil untuk memproses sebagian dari pekerjaan program utama.

1. Procedure
Prosedur diawali dengan kata cadangan Procedure di dalam bagian deklarasi prosedur. Prosedur dipanggil dan digunakan di dalam blok program yang lainnya dengan menyebutkan judul prosedurnya.

Prosedur banyak digunakan pada program yang terstruktur, karena :
1. Merupakan penerapan konsep program modular, yaitu memecah-mecah program yang rumit
    menjadi program-program bagian yang lebih sederhana dalam bentuk prosedur-prosedur.

2. Untuk hal-hal yang sering dilakukan berulang-ulang, cukup dituliskan sekali saja dalam prosedur
    dan dapat dipanggil atau dipergunakan sewaktu-waktu bila diperlukan.

Sebagaimana halnya sebuah program, suatu procedure juga memiliki header dan block. Perbedaan bentuknya dengan program hanyalah pada bagian header-nya saja.
Bentuk Umum header suatu procedure adalah :

PROCEDURE nama;

Atau

PROCEDURE nama (formal parameter : jenis);

Jika kita menggunakan procedure dalam suatu program, maka procedure tersebut harus dituliskan pada bagian deklarasi.

Contoh :

program procedure_kali;
uses wincrt;
var A,B : Byte;
procedure kali;

begin

write ('Isi nilainya : ');
readln (A);
B := A*A;
end;

{Program Utama}
begin

kali;
writeln ('Nilai B = ',B);
end.

2. Function
Blok fungsi hampir sama dengan blok prosedur, hanya fungsi harus dideklarasikan dengan tipenya atau jenis hasilnya. Tipe deklarasi ini menunjukkan tipe hasil dari fungsi.
Pada bahasa Pascal dikenal beberapa fungsi, misalkan : abs, pred, sqrt, sqr, succ dan sebagainya.
Fungsi-fungsi tersebut biasanya dikenal dengan Built in Function. Sedangkan function yang akan bicarakan disini adalah fungsi yang kita buat sendiri.

Berbeda dengan procedure, function merupakan modul program yang menghasilkan suatu kuantitas.
Hal ini dapat dilihat dari bentuk header-nya yang menyebutkan jenis data dari kuantitas yang dihasilkan.

Secara umum bentuk header suatu function adalah :
FUNCTION nama : jenis hasil;
Atau FUNCTION nama (formal parameter : jenis ) : jenis_hasil;

Contoh :

program function;
uses wincrt;
function Hitung (X,Y,Z :Byte):Byte;
begin
Z := X + Y;
writeln ('Nilai X = ',X);
writeln ('Nilai Y = ',Y);
writeln ('Nilai Z = ',Z);
end;

var
A,B,C :Byte;
begin
A :=5;
B :=7;
C :=3;
Hitung (A,B,C);
writeln ('Nilai A= ',A,'Nilai B=',B,'Nilai C= ',C);
readln;
end.

untuk referensi lebih lengkap dan contoh lainnya dapat anda download disini

Teman-teman juga dapat menyaksikan video tutorial kami di youtube pada channel pascal untuk pemula atau kalian dapat mengaksesnya ke youtube dengan mengklik disini.

well...
keep spirit and happy coding guys :v

Perulangan

1.Teori
Dalam Pascal dikenal adanya 2 tipe perulangan yaitu:
- Iteration statement digunakan untuk melakukan perulangan sekumpulan
  statement (compound statement).

-Loop (iteration) structure menggambarkan perulangan dari satu atau lebih instruksi.

1. Perulangan For
Perulangan dengan statemen FOR digunakan untuk mengulang statemen atau
suatu blok statemen berulang kali. Bentuk perulangan ini merupakan bentuk perulangan yang
paling sederhana. Pengulangan dilakukan mulai dari suatu indeks awal, sampai dengan
indeks akhir, misalnya: for i:=1 to 5 do writeln('Hello'); akan mencetak 5 kali kata hello.
Perulangan dengan statemen FOR dapat berupa perulangan positif dan perulangan negatif.
Perulangan FOR positif
Contoh :

a. Perulangan positif untuk satu statement :

program perulangan_for_positif;
uses wincrt;
var i : Integer;
Begin

For i := 1 To 5 Do 
Writeln ('Universitas Negeri Papua');

End.

Maka bila program diatas dicompile hasilnya :
Universitas Negeri Papua
Universitas Negeri Papua
Universitas Negeri Papua
Universitas Negeri Papua
Universitas Negeri Papua

b. Perulangan FOR negatif
Perulangan negatif adalah perulangan dengan menghitung (counter) dari besar ke
kecil. Statement yang digunakan adalah FOR-DOWNTO-DO
Contoh :

Program perulangan_for_negatif;
uses wincrt;
var i : Integer ;
Begin

For i := 10 DOWNTO 1 DO 
WRITE(i:3);

End.

Maka bila program diatas dicompile hasilnya :
10 9 8 7 6 5 4 3 2 1

2. Perulangan While
Penyeleksian kondisi digunakan untuk agar program dapat menyeleksi kondisi,
sehingga program dapat menentukan tindakan apa yang harus dikerjakan, tergantung dari
kondisi yang diseleksi tersebut. Aksi dalam while akan dilakukan selama kondisi memiliki
nilai true, dan aksi mungkin tidak dilakukan sama sekali jika di awal loop kondisi sudah
bernilai false. Hal yang perlu diperhatikan dalam loop ini adalah kepastian bahwa loop akan
berhenti (bahwa suatu saat kondisi akan bernilai false) atau dengan kata lain perulangan
WHILE-DO tidak dilakukan jika kondisi tidak terpenuhi.
Contoh :

Program perulangan_while;
uses wincrt;
var i : Integer;
BEGIN

i := 0;
While i < 5 do
Begin

Write(i:3);
INC(i); { sama dengan i:=i+1 }
End;

End.

Maka bila program diatas dicompile hasilnya :
0 1 2 3 4

3. Perulangan Repeat
REPEAT-UNTIL digunakan untuk mengulang statement-statemen atau blok statement
sampai (UNTIL) kondisi yang diseleksi di UNTIL tidak terpenuhi. Sintak dari statement ini
adalah :
Contoh

Program perulangan_repeat;
uses wincrt;
var i : Integer;
Begin

i:=0;
Repeat
i:= i+1;
Writeln(i);

Until i=5;

End.

Maka bila program diatas dicompile hasilnya :
1
2
3
4
5

Untuk referensi lebih jelasnya beserta contoh-contoh lainnya dapat anda download pada link berikut download disini.

Teman-teman juga dapat menyaksikan video tutorial kami di youtube pada channel pascal untuk pemula atau kalian dapat mengaksesnya ke youtube dengan mengklik disini.

well...
keep spirit and happy coding guys :3


Penyeleksian Kondisi

Teori
            Pada umumnya satu permasalahan yang komplek memerlukan suatu penyelesaian kondisi.
Dengan menyeleksi suatu kondisi, maka selanjutnya dapat ditentukan tindakan apa yang
harus dilakukan, tergantung pada hasil kondisi penyeleksian. Jadi suatu aksi hanya dikerjakan
apabila persyaratan atau kondisi tertentu terpenuhi.

1. Statement If-Then
a. Penyeleksian Satu Kasus, dengan menggunakan struktur IF-THEN:
Pada penyeleksian satu kasus, kondisi akan diseleksi oleh statemen if. Bila kondisi
bernilai benar (true), maka aksi sesudah kata then (dapat berupa satu atau lebih aksi)
akan diproses. Bila kondisi bernilai salah (false), maka tidak ada aksi yang akan
dikerjakan. Statemen endif adalah untuk mempertegas bagian awal dan bagian akhir
struktur IF-THEN.

Struktur Penulisan IF-THEN :
if kondisi then
aksi

b. Penyeleksian Dua Kasus, menggunakan struktur IF-THEN-ELSE:
Dalam struktur IF-THEN-ELSE, aksi1 akan dilaksanakan jika kondisi bernilai benar
(true), dan jika kondisi bernilai salah (false) maka aksi2 yang akan dilaksanakan.
Statemen else menyatakan ingkaran (negation) dari kondisi.

Struktur penulisan IF-THEN-ELSE :
if kondisi then
aksi1
else
aksi2

c. Penyeleksian Tiga Kasus atau Lebih (Penyeleksian IF Tersarang)
Untuk penyeleksian tiga kasus atau lebih juga menggunakan struktur IF-THEN-ELSE
sebagaimana halnya permasalahan dua kasus.

Struktur penulisan IF-THEN-ELSE tersarang :
if kondisi1 then
aksi1
else
if kondisi2 then
aksi2
else
aksi3

Contoh Kasus !

1. Untuk penyeleksian 1 kasus :

Program kondisi_if_then
Var
nilai :real;
ket : string [11];
Begin

Ket :=’ tidak lulus’;
Write(‘ nilai yang didapat = ‘);
Readln(nilai);

If nilai > 60 then ket:=’lulus’;
Writeln(ket);
Readln;


End.

2. Untuk penyeleksian 2 kasus :

Program kondisi_if_then_else
Var
nilai :real;
Begin

Write(‘ nilai yang didapat = ‘);
Readln(nilai);

If nilai > 60 then
Writeln(’lulus’);
else
Writeln(‘tidak lulus’);
Readln;

End.

3. Untuk Penyeleksian 3 kasus atau bersarang :

Program if_then_tersarang
var
nilai: integer;
Begin

write('Masukkan nilai : '); readln(nilai);
if nilai >= 82 then
write ('Nilai A')

else if nilai >= 72 then

write ('Nilai B')

else if nilai >= 56 then

write ('Nilai C')

else if nilai >= 41 then

write ('Nilai D')

else if nilai <= 40 then write ('Nilai E');

readln;
end.

2. Statement CASE
Struktur CASE-OF mempunyai suatu ungkapan logika yang disebut dengan selector dan
sejumlah statemen yang diawali dengan suatu label permasalahan (case label) yang
mempunyai tipe sama dengan selector. Statement yang mempunyai case label yang bernilai
sama dengan case label yang bernilai sama dengan nilai selector akan diproses sedang
statemen yang lainya tidak.

Kondisi1, kondisi2, … kondisiN dapat bernilai benar atau salah. Tiap kondisi diperiksa nilai
kebenarannya mulai dari kondisi pertama sampai ditemukan kondisi yang benar. Jika kondisi
ke-k benar, maka aksi ke-k dilaksanakan, selanjutnya keluar dari struktur CASE. Aksi yang
dipasangkan dengan kondisi ke-k dapat lebih dari satu, karena itu ia berupa runtunan. Jika
tidak ada satupun kondisi yang benar, maka aksi sesudah otherwise (optional) dikerjakan.

Contoh Kasus !

Untuk penggunaan case of... :

Program case_nilai;
var
nil : char;

Begin
Write('Nilai Numerik yang didapat :');
Readln(nil);

Case nil of
'A': Writeln('Sangat Baik');
'B':Writeln('Baik');
'C': Writeln('Cukup');
'D': Writeln('Kurang');
'E': Writeln('Sangat Kurang ');

End;

End.

Untuk lebih jelasnya, silahkan download pdf berikut ini download disini.
atau untuk sebagai bahan referensi lainnya silahkan download dokumen word berikut ini download disini.

Teman-teman juga dapat menyaksikan video tutorial kami di youtube pada channel pascal untuk pemula atau kalian dapat mengaksesnya ke youtube dengan mengklik disini.

well..
keep spirit and happy coding guys ^^v



Pengenalan Pascal

1. Sejarah Pascal
Bahasa Pascal adalah bahasa pemrograman tingkat tinggi yang berorientasi pada segala tujuan, dirancang oleh Professor Niklaus Wirth dari Technical University di Zurich, Switzerland. Nama pascal diambil sebagai penghargaan terhadap Blaise Pascal, ahli matematik dan philosopi terkenal abad 17 dari Perancis.
Struktur Program Pascal
Secara singkat struktur suatu program Pascal adalah sebagai berikut.
1. Judul Program
2. Blok Program
a. Bagian Deklarasi
- Deklarasi label
- Definisi konstanta
- Definisi tipe
- Deklarasi variabel
- Deklarasi prosedur
- Deklarasi fungsi
b. Bagian pernyataan.

Judul program tidak mutlak harus ditulis karena judul program bersifat informatif belaka dan tidak mempengaruhi dalam program itu sendiri.
Bagian deklarasi atau definisi adalah bagian yang digunakan untuk mendefinisikan/mendeklarasikan suatu label, konstanta, jenis data variabel, prosedur dan fungsi.
Bagian pernyataan atau statement adalah bagian yang dipergunakan untuk menulis instruksi yang akan dikerjakan oleh komputer. Bagian ini diawali oleh kata begin dan diakhiri dengan kata end dan diikuti sebuah titik(.). Antara dua pernyataan dipisah oleh simbol semi-colon(;), dan sebuah pernyataan boleh ditulis satu baris atau lebih.
Bentuk umum :
Program …;
Uses …;
Label …;
Const …;
Type …;
Var …;
Procedure …;
Begin;
End;
Function
Begin
End;
Begin
Statement
. . .
End.

2. Reserved Word Pada Pascal
Reserved Word adalah kata-kata baku yang digunakan dalam program dan mempunyai bentuk serta kegunaan tertentu yang telah didefinisikan oleh Pascal.
Reserved Word tidak boleh didefinisikan kembali olehpemakai, sehingga tidak dapat digunakan sebagai pengenal (Identi-fier). Dalam bahasa pemrograman Pascal, beberapa Reserved Wordtersebut adalah :
AND                                  ASM                                     ARRAY                               BEGIN
CASE                                CONST                                 CONTRUCTOR                  DESTRUCTOR
DIV                                   DO                                        DOWNTO                            ELSE
END                                  EXPORTS                            FILE                                     FOR
FUNCTION                      GOTO                                   IMPLEMENTATION         IF
IN                                      INHERITED                         INLINE                               INTERFACE
LABEL                             LIBRARY                             MOD                                   NIL
NOT                                 OBJECT                                OF                                        OR
PACKED                         PROCEDURE                       PROGRAM                         RECORD
REPEAT                          SET                                       SHL                                      SHR
STRING                           THEN                                   TO                                        TYPE
UNIT                                UNTIL                                  USES                                   VAR
WHILE                            WITH

Selain dari Reserved Word di atas, Turbo Pascal masih memiliki tambahan Reserved Word berikut :
ABSOLUTE                    ASSEMBLER()                    FAR                                      FORWARD
INDEX

3. Tipe-Tipe Data Pascal
Turbo Pascal telah menyediakan banyak jenis data. Selain tipe bawaan, pemrogram dapat membuat sendiri tipe data baru. Secara garis besar, tipe data dalam Pascal terdiri atas :

1. Tipe data Sederhana
a. Tipe data standar
- Integer
- Real
- char
- string
- boolean

b. Tipe data didefinisikan pemakai
- enumerated atau scalar type
- subrange type

2. Tipe data terstruktur, terdiri dari :
a. Array
b. Record
c. File
d. Set

3. Tipe data penunjuk (pointer)
Statemen Input/Output
Statemen input/output dalam Pascal menggunakan prosedur standar read/readln dan write/writeln. Untuk pencetakan (output) data yang dicetak dapat berupa konstanta, variabel, atau nilai yang dikembalikan fungsi. Sedangkan jenis yang data yang dapat dicetak adalah bilangan, karakter (ASCII) dan Boolean, sintaknya :
Write(dat1,data2,dat3,…);
Writeln(dat1,data2,dat3,…);

Read/readln hanya dapat menerima data berupa satu atau lebih variabel. Jenis data yang dapat diterima meliputi bilangan bulat, bilangan pecahan, karakter dan string. Sintaknya :
Read(dat1,data2,dat3,…);

Readln(dat1,data2,dat3,…);
Perbedaan read dan redln adalah prosedur readln membaca data sampai ditekan tombol enter. Demikian juga perbedaan write dengan writeln, prosedur writeln akan menempatkan qursor ke baris baru kolom awal.

READKEY(fungsi).
Untuk pembacaan sebuah karakter dari keyboard. Tipe data yang dihasilkan adalah char.
Sintaks: READKEY;

untuk teman-teman yang tertarik dengan bahasa pemrograman turbo pascal, bisa mendownload aplikasinya disini :

untuk windows 7 32 bit : download disini
untuk windows 7 64 bit : download disini

Untuk keterangan lebih lanjut silahkan download pdf berikut ini download disini.

Teman-teman juga dapat menyaksikan video tutorial kami di youtube pada channel pascal untuk pemula atau kalian dapat mengaksesnya ke youtube dengan mengklik disini.

well...
keep spirit and happy coding guys ;)